Tekkadan (Pasukan Bunga Besi) Dalam Serial Iron Blooded Orphans
Dalam sejarah panjang waralaba Gundam, jarang ada faksi yang memiliki alur cerita sekompleks dan setragis Tekkadan sejauh saya menonton anime gundam. Tekkadan sendiri bukan sekadar kelompok tentara bayaran, Tekkadan adalah sekelompok anak anak yatim piatu yang lahir dari penderitaan, dimana anak-anak jalanan seperti mereka diMars ini tidak memiliki apa-apa selai hidup mereka sendiri. mereka sering dijual atau ditukar seperti komoditas oleh perusahaan keamanan dan dieksploitasi sebagai tentaran bayaran.
Tekkadan dibangun di atas ikatan darah besi yang telah menyatu menjadi satu menyatakan bahwa mereka justru memiliki ketangguhan yang tak bisa dihancurkan, pada penulisan kali ini saya ingin menulis sejarah terbentuknya Tekkadan dalam Serial Gundam Iron Blooded Orphans.
Anak-anak Yang Tumbuh Menjadi Bunga Besi
Nama "Tekkadan" secara harfiah memiliki arti "Pasukan Bunga Besi". Dibalik nama ini terdapat makna sederhana yakni "Bunga yang tumbuh dimedan perang dan tidak akan pernah layu untuk selamanya" . ini merupakan pernyataan identitas dibalik nama Tekkadan dimana sebelumnya mereka hanyalah Unit ketiga dari sebuah perusahaan keamanan swasta bernama CGS (Chryse Guard Security) yang terdiri dari sekelompok anak-anak yang direkrut dari jalanan kota Chryse di Mars. Mereka ditempatkan di barak yang kumuh dan diberi peralatan perang yang sudah usang berupa (Mobile worker) untuk bertempur, selain itu banyak dari mereka menjalani operasi berbahaya yang disebut Alaya-Vijnana System. Sistem nanomachine ini ditanamkan ditulang belakang mereka yang memungkinkan mereka untuk terhubung langsung dengan sistem saraf mesin yang mereka kendarai. ini memberikan mereka keunggulan kecepatan reaksi yang luar biasa, namun dapat mengorbankan tubuh jika semakin sering digunakan.
Pada awal serial ini, terjadi titik balik dimana CGS mendapatkan kontrak besar: mengawal Kudelia Aina Bernstein, seorang gadis bangsawan yang menjadi ikon gerakan kemerdekaan Mars, hal tersebut membuat Gjallarhorn yang tidak menginginkan kemerdekaan Mars melancarkan serangan ke markas CGS untuk menangkap Kudelia Aina Bernstein. pada saat penyerangan terjadi terhadap CGS, para pemimpin CGS justru memilih untuk meninggalkan CGS itu sendiri beserta Kelompok Ketiga yang dipimpin oleh Orga Itsuka sebagai umpan untuk menunda serangan Gjallarhorn. Namun, anak-anak ini berhasil memukul mundur serangan Gjallarhorn berkat kemampuan Alaya-Vijnana dan mesin : ASW-G-08 Gundam Barbatos yang dipiloti oleh Mikazuki Augus.
Merasa dikhianati, Orga itsuka memimpin pemberontakan terhadap CGS dengan membunuh Unit Pertama dan mengambil alih seluruh pangkalan. Tragedi ini yang menjadi cikal bakal lahirnya sebuah organisasi bernama Tekkadan yang berarti "Pasuka Bunga Besi" . Filosofi dibalik nama ini adalah untuk menciptakan sesuatu yang kuat dan indah dari kekacauan dan kekerasan. "Bunga" (Hana) melambangkan harapan dan keindahan hidup yang layak mereka dapatkan, sementara "Besi" (Tetsu) melambangkan tekad mereka yang tak terpatahkan dan ikatan persaudaraan yang mengikat mereka.
Tekkadan sebagai keluarga
Pada serial iron blooded orphans keluarga bukan sekedar identitas tetapi merupakan pilar yang dibangun diatas ikatan persaudaraan, Serial ini mengadopsi budaya organisasi siber/Yakuza Jepang (melalui hubungan mereka dengan organisasi Teiwaz). Konsep keluarga diresmikan melalui ritual minum cawan (Saka-zuki), yang menetapkan siapa yang bertindak sebagai "Kakak Tua" (Aniki) dan "Adik", menciptakan hierarki kesetiaan yang mutlak.Selain identitas baru, Bagi mereka, "keluarga" berarti memiliki tempat di mana mereka diterima dan diakui sebagai manusia, bukan sekadar alat atau mesin pembunuh. Mereka bertarung bukan demi ideologi politik atau perdamaian dunia, melainkan demi memastikan "saudara-saudara" mereka bisa makan kenyang dan punya masa depan.Sebagian anak anak tekkadan adalah Human Debris (sampah manusia)—anak-anak yang diperjualbelikan sebagai budak korporasi militer. Karena dibuang oleh dunia, mereka saling berpaling satu sama lain. Rasa sakit, kelaparan, dan operasi berbahaya (Alaya-Vijnana System) yang mereka lalui bersama menciptakan ikatan yang lebih kuat daripada darah.Tragedi yang Mengancurkan Tekkadan
Terdapat sebuah paradoks dalam serial Iron Blooded Orphans dimana niat baik dan kekuatan fisik saja tidak cukup untuk mengubah sistem.
Tekkadan ingin mengakhiri sistem Human Debris. Namun, dengan menunjukan kehebatan tentara anak-anak dengan Alaya-Vijnana dalam mengalahkan Gjallarhorn hal ini membuat kelompok kriminal mulai mencari Human Debris mereka sendiri untuk dijadikan senjata
Tragedi dari Tekkadan adalah bahwa demi melindungi "keluarga" mereka dari kemiskinan dan penindasan, mereka harus terus masuk lebih dalam ke dalam lingkaran kekerasan dan politik kotor bumi. Mereka terus maju (Keep moving forward) karena berhenti berarti membiarkan pengorbanan saudara-saudara mereka yang telah gugur menjadi sia-sia.
Pada akhirnya, Tekkadan menunjukkan bahwa meskipun mereka dihancurkan secara politik dan militer oleh dunia yang kejam, ikatan "keluarga" mereka tetap utuh hingga akhir. Anak-anak yang selamat berhasil mendapatkan identitas baru dan hidup dengan damai—mencapai impian awal yang selalu diperjuangkan oleh Orga dan Mikazuki.
.jpg)